Tampilkan postingan dengan label Kapal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kapal. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 November 2016

Simak Yuk, Dukung Tol Laut Kemenhub Bangun 53 Kapal

Jakarta - Kementerian Perhubungan lewat Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Dirjen Hubla), Bobby R. Mamahit lakukan Penempatan Lunas (Keel Laying) untuk 50 unit kapal perintis serta 3 unit kapal induk perambuan di Galangan Kapal PT Dumas Tanjung Perak Shipyard, Surabaya.

Pembangunan 50 unit kapal perintis serta 3 unit kapal induk perambuan itu dibiayai dari dana Biaya Pendapatan Berbelanja Negara Th. Biaya 2015-2017.

Mengenai kapal perintis serta kapal induk perambuan yang di bangun itu yaitu seperti berikut :

1. 25 unit kapal type 2000 GT dengan nilai kontrak sebesar Rp 1, 84 triliun dengan saat pembangunan 25 bln..
2. 20 unit kapal type 1200 GT dengan nilai kontrak sebesar Rp 1, 08 triliun dengan proses pembangunan 25 bln..
3. 5 unit kapal type 750 DWT dengan keseluruhan nilai kontrak sebesar Rp 160 miliar dengan proses pembangunan 25 bln..
4. 3unit kapal induk perambuan dengan nilai kontrak Rp 369 miliar dengan saat penyelesaian sepanjang 660 hari kalender.

Bobby menyatakan, pembangunan kapal perintis ini dikerjakan untuk wujudkan Program Tol Laut yang rencananya tingkatkan konektivitas antar pulau di daerah terpencil dan untuk menanggung terdapatnya keperluan bahan pokok serta tumbuhnya pusat-pusat perdagangan serta industri.

Sedang pembangunan kapal induk perambuan untuk wujudkan keselamatan pelayaran di perairan Indonesia.

“Kapal-kapal ini direncanakan untuk mendukung pekerjaan Ditjen Perhubungan Laut di bagian kenavigasian seperti pemasangan serta pemeliharaan Fasilitas Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), mengantar gilir pekerjaan serta perbekalan penjaga menara suar, dan bisa menolong pekerjaan SAR dalam lakukan pencarian, ” kata Bobby dalam keterangannya, Rabu (2/12/2015).  baca juga: harga tiket kapal terbaru

Mengenai spesifikasi kapal perintis serta kapal induk perambuan, yakni :

1. Kapal perintis type 2000 GT dengan kemampuan penumpang 566 orang.
2. Kapal perintis type 1200 GT dengan kemampuan penumpang 400 orang.
3. Kapal perintis type 750 DWT dengan kemampuan penumpang 265 orang.
4. Kapal induk perambuan mempunyai panjang 60 mtr. dengan kecepatan 12 knot.

”Sebelumnya, penandatanganan kontrak pembangunan kapal perintis sudah dikerjakan pada 23 Oktober 2015 serta 2 November 2015 waktu lalu, sedang penandatanganan kontrak pembangunan kapal induk perambuan sudah dikerjakan pada 7 Oktober 2015, ” lebih Bobby. baca juga: harga tiket kapal murah

Minggu, 27 November 2016

Jika Ingin Keliling Indonesia dengan Kapal Laut? Yuk Simak Syaratnya

Jakarta - Menteri Koordinator Bagian Kemaritiman serta Sumber Daya, Rizal Ramli mengajak 2. 250 mahasiswa serta pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) berkeliling Indonesia memakai kapal laut dalam kurun saat cukup lama.

Maksudnya memperkenalkan kekayaan serta potensi kemaritiman di Tanah Air untuk wujudkan poros maritim dunia.

Asisten Deputi Bagian Pendidikan serta Kursus Maritim Kemenko Bagian Kemaritiman serta Sumber Daya, Haeru Rahayu mengungkap, program itu diberi nama ekspedisi nusantara jaya. Targetnya menyasar dua segmen yang tidak sama, yaitu pelajar SMA serta mahasiswa dari perguruan tinggi di semua Indonesia.

Dia melukiskan rencana ekspedisi nusantara jaya yang mengajak pelajar SMA di 34 Propinsi, dari Aceh sampai Papua. Kemenko Bagian Kemaritiman dalam soal ini bekerja bersama dengan Kementerian Pendidikan.

" Yang untuk pelajar SMA, ekspedisi nusantara bakal dilepaskan pada 22 September hingga 18 Oktober 2016, " tutur Haeru waktu terlibat perbincangan dengan wartawan dalam peringatan Hari Anak Nasional di Museum Bahari‎, Jakarta Utara, Minggu (24/7/2016).

Haeru memberikan, Kemenko Bagian Kemaritiman mengajak sekitaran 250 pelajar SMA di 34 Propinsi, semasing Propinsi enam hingga tujuh siswa, untuk berlayar mengarungi laut Indonesia sepanjang nyaris satu bulan penuh.
Rute ekspedisinya, diawali dari Tanjung Priok, lalu berlayar menuju Pulau Enggano, Pulau Nias, Sabang, Tanjung Balai Karimun, Pulau Natuna, Selat Karimata serta selesai di Tanjung Priok lagi.

" Pelajar SMA ini bakal lakukan ekspedisi dengan naik KRI Banjarmasin. Menggandeng TNI Angkatan Laut, serta instansi lain, " tutur Haeru.

Sepanjang perjalanan di laut, kata Haeru, beberapa siswa di ajak mengetahui lebih dalam mengenai maritim di Indonesia. Saat ada di darat juga, si anak di ajak membaur dengan orang-orang di pulau-pulau paling depan serta terluar di Indonesia untuk pelajari budaya mereka.

" Kita juga bekerja bersama dengan BI, membawa duit hingga waktu ada di darat, orang-orang di pulau-pulau paling depan dapat menukarkan uangnya yang telah lusuh, lecek dengan duit baru. Jadi negara ada untuk rakyat, " terang Haeru.

Kurun waktu dekat, Ia mengaku, Kemenko Bagian Kemaritiman bakal melepas ekspedisi nusantara jaya dengan tujuan 2. 000 mahasiswa di semua Indonesia. Mereka bakal berlayar memakai kapal perintis sekitaran awal Agustus ini.

" Berlayar di laut optimal sepanjang dua bln., namun minimum 10 hari. Ada 2. 000 mahasiswa dari semua Indonesia yang kita ajak berkeliling Indonesia dengan rute yang sama juga dengan pelajar, " terang dia.

Gagasannya, dia katakan, ekspedisi nusantara jaya ini bakal dilepaskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ketertarikan mahasiswa yang mendaftar begitu besar, lantaran Haeru menyampaikan, dari 600 jatah peserta umum, yang daftarkan diri membludak hingga 4. 000 orang.

" Kita menginginkan orang-orang, terutama generasi muda Indonesia tahu serta mengerti kemaritiman di Indonesia. Lantaran kita siapkan fasilitasnya, transport, atribut, duit makan hingga diberikan duit saku, " tuturnya.

‎Kemenko Bagian Kemaritiman menganggarkan dana tak kian lebih Rp 10 miliar untuk ekspedisi nusantara jaya pelajar SMA. Lebih kurang sama untuk program ekspedisi sama di tingkat mahasiswa.

" ‎Syaratnya gampang kok yang utama bisa izin dari orang-tua, ditunjuk pihak sekolah serta kementerian pendidikan, sehat jasmani dna rohani. Pendaftaran dapat lewat on-line serta tak ada prasyarat mesti berprestasi, lantaran kita meyakini anak-anak Indonesia cerdas serta miliki hasrat kuat untuk belajar, " terang Haeru. baca juga: harga tiket kapal

Di sa‎mping itu, untuk memperkenalkan serta menanamkan rasa cinta anak-anak Indonesia atas laut, pihaknya bekerja bersama dengan Kementerian Pendidikan tengah bikin kurikulum untuk pelajar tingkat SD hingga SMA. Targetnya th. depan dapat diimplementasikan.

" Jadi bukanlah nambah kurikulum, namun menyelipkannya di satu pelajaran spesifik masalah kemaritiman. November ini kurikulumnya usai, serta diinginkan dapat jalan di th. depan, " tutur Haeru.
source: http://www.cekhargatiket.org/